SEBALIK.COM - Napoli gagal melangkah ke semifinal Coppa Italia 2025/2026 setelah dikalahkan Como melalui adu penalti dramatis 7-6 di Stadio Diego Armando Maradona, Rabu (11/2/2026). Laga yang berjalan ketat dan sengit ini harus ditentukan lewat titik putih setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal berakhir. Kegagalan Napoli mengeksekusi dua penalti di babak penentuan menjadi penentu nasib mereka, sementara Como melangkah ke semifinal untuk pertama kalinya dalam empat dekade.
Babak pertama memperlihatkan keberanian tim tamu Como sejak menit awal. Meski bertindak sebagai “underdog” di kandang juara bertahan Serie A, Como berani menguasai bola dan memainkan passing pendek dengan percaya diri. Napoli mencoba menembus pertahanan lawan melalui serangan cepat yang dimotori Rasmus Hojlund, namun lini belakang Como yang dikawal Diego Carlos tampil disiplin dan rapat.
Peluang bersih pertama tercipta pada menit ke-15 melalui tembakan jarak jauh Stanislav Lobotka, namun kiper Jean Butez masih sigap menahan bola. Tekanan Como akhirnya berbuah gol pada menit ke-39. Ivan Smolcic dilanggar Mathias Olivera di kotak penalti, dan wasit menunjuk titik putih tanpa ragu. Martin Baturina maju sebagai algojo dan menaklukkan Vanja Milinkovic-Savic dengan tendangan keras, membawa Como unggul 1-0. Napoli berusaha merespons jelang turun minum, tetapi upaya mereka sering terputus dan skor 1-0 untuk Como bertahan hingga istirahat.
Memasuki babak kedua, Napoli langsung tampil agresif. Bahkan, hanya beberapa detik setelah kick-off, Antonio Vergara memanfaatkan assist Rasmus Hojlund untuk menyamakan skor menjadi 1-1. Gol cepat ini meningkatkan intensitas permainan Napoli, yang mulai menekan dengan kombinasi serangan sayap. Namun Como tetap disiplin, sesekali mengancam lewat serangan balik yang terukur.
Peluang emas Napoli hadir pada menit ke-66 ketika sundulan Amir Rrahmani dari sepak pojok nyaris berbuah gol, tetapi Nico Paz melakukan sapuan krusial di garis gawang. Como juga tidak tinggal diam; sepakan Mergim Vojvoda pada menit ke-83 memaksa Milinkovic-Savic melakukan penyelamatan penting. Kedua pelatih melakukan pergantian pemain untuk menjaga intensitas serangan, tetapi hingga peluit panjang, skor tetap 1-1.
Babak adu penalti kemudian menjadi momen dramatis. Como menunjukkan ketenangan yang luar biasa di titik putih, sementara Napoli dua kali gagal mengeksekusi penalti mereka. Rangkaian adu penalti berjalan seru: kedua tim saling bertukar gol, dengan momentum berubah-ubah, hingga akhirnya Lobotka gagal menaklukkan Butez, memastikan kemenangan 7-6 untuk Como.
Kemenangan ini membawa Como ke semifinal Coppa Italia untuk pertama kalinya dalam empat dekade, sementara Napoli harus kembali fokus pada perebutan posisi empat besar Serie A, setelah tersingkir dari kompetisi domestik dan Eropa. Adu penalti ini menjadi pengingat keras bahwa dalam sepak bola, ketenangan di momen krusial sering menentukan siapa yang menang dan siapa yang harus tersingkir. (*)