Lima Pj Kepala Desa Resmi Dilantik, Sekda Kuansing Minta Fokus Pelayanan Masyarakat

Selasa, 27 Januari 2026 | 11:18:32 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuansing, Zulkarnain, ST., MM, secara resmi melantik lima Penjabat (Pj) Kepala Desa

SEBALIK.COM, KUANSING – Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Dr. H. Suhardiman Amby, MM, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuansing, Zulkarnain, ST., MM, secara resmi melantik lima Penjabat (Pj) Kepala Desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.

Pelantikan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuansing, Senin malam (26/1/2026).

Adapun lima Pj Kepala Desa yang dilantik adalah:

- Eka Handayani sebagai Pj Kepala Desa Sungai Alah, Kecamatan Hulu Kuantan

- Robet Mat Juriandi sebagai Pj Kepala Desa Gunung Melintang, Kecamatan Kuantan Hilir

- Destri Yeni sebagai Pj Kepala Desa Pangkalan Indarung, Kecamatan Singingi

- Roza Rahmasari sebagai Pj Kepala Desa Seberang Gunung, Kecamatan Gunung Toar

- Yusman sebagai Pj Kepala Desa Pulau Godang Kari, Kecamatan Kuantan Tengah

Dalam sambutannya, Sekda Zulkarnain menekankan bahwa pelantikan Pj Kepala Desa merupakan langkah penting untuk menjaga kesinambungan pemerintahan desa dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.

“Penjabat Kepala Desa memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kemasyarakatan. Bekerjalah secara profesional, junjung tinggi netralitas, dan patuhi peraturan yang berlaku,” tegas Zulkarnain.

Sekda juga mengingatkan para Pj Kepala Desa untuk menjalankan roda pemerintahan desa secara transparan, mengutamakan kepentingan masyarakat, serta menjadikan amanah ini sebagai bentuk pengabdian untuk pelayanan publik.

Selain itu, Zulkarnain berharap para Pj Kepala Desa dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing, membangun sinergi dengan perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan seluruh elemen masyarakat, demi tercapainya tata kelola pemerintahan desa yang baik dan berkelanjutan.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pelayanan publik di tingkat desa sekaligus mendorong pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. (*)

Terkini