Festival Gasing Berembang Ke-V, Upaya Melestarikan Permainan Tradisional Melayu di Siak

Minggu, 25 Januari 2026 | 17:50:00 WIB
Wakil Bupati Siak, Syamsurizal membuka Festival Gasing Berembang Ke-V di Gelanggang Gasing Antan-Antan Ma’dun, Kampung Rawang Kao Barat, Kecamatan Lubuk Dalam

SEBALIK.COM, LUBUK DALAM – Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, menegaskan pentingnya peran bersama dalam menjaga dan melestarikan permainan tradisional Melayu, salah satunya gasing. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Festival Gasing Berembang Ke-V di Gelanggang Gasing Antan-Antan Ma’dun, Kampung Rawang Kao Barat, Kecamatan Lubuk Dalam, Sabtu (24/1/2026).

Menurut Syamsurizal, perkembangan zaman dan kemajuan teknologi membuat permainan rakyat mulai ditinggalkan, khususnya oleh generasi muda. Karena itu, berbagai upaya perlu dilakukan untuk menghidupkan kembali permainan tradisional agar tetap dikenal dan dimainkan.

“Kita berupaya menghidupkan kembali permainan tradisional gasing ini, salah satunya dengan membiasakannya di sekolah-sekolah serta mengadakan lomba gasing secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelestarian permainan tradisional juga dapat dilakukan dengan melibatkan komunitas dan keluarga, sehingga permainan tersebut terus berkembang di tengah arus globalisasi.

“Anak-anak saat ini lebih banyak menghabiskan waktu dengan gadget dan game digital, sehingga minat terhadap permainan tradisional Melayu semakin berkurang,” ungkapnya.

Dalam konteks ini, Syamsurizal menilai peran pemerintah sangat penting sebagai penggerak pelestarian budaya lokal. Tidak hanya permainan gasing, tetapi juga berbagai permainan tradisional lainnya yang menjadi bagian dari identitas budaya Melayu.

“Sebagai daerah Melayu, permainan tradisional harus tetap hidup dan menjadi bagian dari kekayaan budaya kita. Melalui Festival Gasing Berembang ini, saya berharap generasi muda tertarik untuk mengenal dan terus memainkannya,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Siak juga menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi Kampung Rawang Kao Barat ke-XIII tahun 2026. Ia berharap kampung tersebut terus berkembang, maju, dan mampu bersaing dengan kampung-kampung lain di Kabupaten Siak.

Festival Gasing Berembang Ke-V diikuti oleh 23 tim dengan total peserta sekitar 161 orang. Selain berasal dari Kabupaten Siak, kegiatan ini juga diikuti oleh peserta dari Kabupaten Kepulauan Meranti.

Ketua Persatuan Gasing Seluruh Indonesia (PERGASI) Provinsi Riau, Arifin, mengatakan festival ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kampung Rawang Kao Barat yang berdiri pada 2 Januari 2013.

“Alhamdulillah, pada tahun 2026 ini Kampung Rawang Kao Barat genap berusia 13 tahun dan terus menunjukkan perkembangan yang mampu bersaing dengan kampung-kampung lainnya,” ujarnya. (*)

Terkini