Wabup Inhil Pimpin Rapat Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2026

Sabtu, 24 Januari 2026 | 16:47:00 WIB
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, S.Sos., M.Si., selaku Ketua Pelaksana Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (PPPS) Kabupaten Indragiri Hilir

SEBALIK.COM, TEMBILAHAN – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus mempertegas komitmennya dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Rencana Kerja Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2026 yang digelar di Aula Bapperida Kabupaten Indragiri Hilir, Jumat (23/1/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, S.Sos., M.Si., selaku Ketua Pelaksana Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (PPPS) Kabupaten Indragiri Hilir. Kegiatan ini dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir, Hj. Katerina Susanti Herman, S.Km., M.Kes., Kepala Bapperida, Plt Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, para camat serta Ketua TP PKK kecamatan se-Kabupaten Indragiri Hilir. Kepala puskesmas serta kepala desa dan lurah turut mengikuti rapat secara daring melalui Zoom Meeting.

Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah agenda strategis, mulai dari evaluasi capaian indikator stunting tahun 2025, penyusunan rencana kerja Tim PPPS Kabupaten Indragiri Hilir tahun 2026, hingga persiapan teknis pelaksanaan Pramusrenbang Tematik Stunting Tahun 2026. Selain itu, penguatan peran TP PKK juga menjadi perhatian utama dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di daerah.

Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir, Hj. Katerina Susanti Herman, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menangani permasalahan stunting. Ia menilai keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, menjadi faktor kunci keberhasilan program percepatan penurunan stunting.

Sementara itu, Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang ada, jumlah kasus stunting di Kabupaten Indragiri Hilir menunjukkan tren penurunan dari 625 kasus pada Desember 2024 menjadi 515 kasus pada Desember 2025. Meski demikian, ia menegaskan bahwa upaya percepatan penurunan stunting harus terus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

“Kita harus tetap bekerja dan terus berbuat. Dengan pelaksanaan tugas yang maksimal dan terkoordinasi, hasil penurunan stunting akan semakin nyata,” tegas Yuliantini. (*)

Terkini