Peringatan HGN ke-66, Persagi Bengkalis Tanamkan Kesadaran Gizi Seimbang pada Siswa SMAN 1

Rabu, 21 Januari 2026 | 21:32:00 WIB
Kegiatan edukasi gizi yang digelar Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Kabupaten Bengkalis dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66

SEBALIK.COM, BENGKALIS – Suasana berbeda terasa di SMAN 1 Bengkalis, Rabu (21/1/2026). Semangat siswa pagi itu tak hanya dipenuhi aktivitas belajar, tetapi juga gaung yel-yel “Gizi Seimbang” yang menggema di lingkungan sekolah.

Momentum tersebut hadir seiring kegiatan edukasi gizi yang digelar Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Kabupaten Bengkalis dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66. Kegiatan ini mengusung tema “Gizi Optimal Mewujudkan Generasi Emas 2045” dengan sasaran utama para pelajar sebagai generasi penerus bangsa.

Puluhan siswa perwakilan kelas mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas interaktif dan edukatif. Acara diawali dengan kuis pengetahuan seputar gizi, dilanjutkan diskusi terbuka yang mengajak siswa memahami pentingnya pola makan sehat sejak usia remaja.

Ketua Persagi Kabupaten Bengkalis, Rita Puspa, menegaskan bahwa prestasi akademik harus berjalan seiring dengan kondisi fisik yang sehat. Ia mengingatkan siswa akan risiko gaya hidup modern yang cenderung abai terhadap kualitas asupan makanan.

“Kami mengajak para siswa lebih selektif terhadap makanan yang dikonsumsi. Kurangi makanan cepat saji dan mulai membangun kebiasaan makan sehat agar terhindar dari obesitas maupun penyakit tidak menular di usia muda,” ujarnya.

Rita juga menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan edukasi gizi tersebut.

Kepala SMAN 1 Bengkalis, Nurhadi, menyambut baik kehadiran Persagi dan menilai kegiatan ini sejalan dengan program sekolah, termasuk program makanan bergizi gratis yang telah berjalan selama dua bulan terakhir.

“Edukasi ini menjadi pelengkap penting. Siswa tidak hanya menerima makanan bergizi, tetapi juga memahami alasan dan manfaatnya bagi kesehatan dan prestasi mereka,” jelas Nurhadi.

Materi utama disampaikan oleh Desi, ahli gizi dari Persagi Bengkalis, yang menjelaskan konsep gizi seimbang secara sederhana dan komunikatif. Ia menekankan bahwa gizi bukan hanya soal rasa kenyang, tetapi keseimbangan nutrisi antara karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral.

Kegiatan ini juga melibatkan mitra Persagi dari SPPG Bengkalis yang turut memberikan penguatan materi. Antusiasme siswa semakin terlihat saat sesi tanya jawab, di mana peserta aktif mendapatkan bingkisan makanan sehat sebagai bentuk apresiasi.

Melalui kegiatan ini, Persagi Bengkalis berharap kesadaran akan pentingnya gizi optimal dapat tertanam sejak dini, sebagai fondasi kuat dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045. (*)

Terkini