Elevasi Waduk PLTA Koto Panjang Turun Semeter dalam Sepekan

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:57:20 WIB
Elevasi waduk PLTA Koto Panjang terus menurun.

SEBALIK.COM , KAMPAR - Kondisi tinggi muka air (elevasi) Waduk PLTA Koto Panjang terus menunjukkan tren penurunan signifikan dalam sepekan terakhir. Hingga pagi ini, elevasi waduk tercatat berada di level 80.47 mdpl (meter di atas permukaan laut), Selasa (20/1/2026).

Angka ini menunjukkan penyusutan sebesar 27 cm dalam 24 jam terakhir dibandingkan hari sebelumnya yang berada di posisi 80.74 mdpl. Jika ditarik garis mundur sejak sepekan lalu (13/1), total penyusutan air waduk mencapai 1.02 meter.

Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, menjelaskan bahwa penurunan elevasi ini dipengaruhi oleh besarnya volume air yang dikeluarkan (outflow) dibandingkan air yang masuk (inflow).

"Saat ini, debit air yang masuk ke waduk (inflow) tercatat sebesar 153.95 m³/s, sementara air yang keluar melalui turbin pembangkit (outflow) mencapai 320.86 m³/s," jelas Dhani.

Penyusutan elevasi ini juga merupakan dampak dari langkah antisipatif manajemen melalui mekanisme early release atau pembukaan pintu pelimpah (spillway gate) yang telah dilakukan sejak akhir Desember lalu.

Sebanyak dua pintu pelimpah dibuka masing-masing setinggi 50 sentimeter, yang menambah pembuangan air sebesar 134 m³/s. Langkah ini diambil sebagai strategi pengendalian karena saat ini PLTA Koto Panjang hanya beroperasi dengan dua unit pembangkit, sehingga kapasitas buangan air melalui turbin belum maksimal.

"Langkah early release diambil untuk menyeimbangkan dinamika antara inflow dan outflow agar elevasi waduk tetap berada dalam batas aman operasional," tambah Dhani.

Meskipun tren elevasi menunjukkan penurunan, Manajemen PLTA Koto Panjang menegaskan bahwa pemantauan terhadap debit aliran Sungai Kampar terus dilakukan secara intensif selama 24 jam.

Masyarakat yang beraktivitas di wilayah hilir waduk dan di sepanjang aliran Sungai Kampar diimbau untuk tetap waspada saat beraktivitas terutama bagi warga yang memiliki keramba ikan atau aktivitas transportasi air.

Manajemen berkomitmen untuk terus memberikan pembaruan data secara berkala menyesuaikan dengan kondisi cuaca dan dinamika lapangan di hulu sungai. (Mail Has)

Terkini