Pengemis 'Ultraman' di Pekanbaru Raup Ratusan Ribu Dalam Sekejap

Minggu, 18 Januari 2026 | 15:44:06 WIB
Pengemis berpakaian Ultraman di Pekanbaru.

SEBALIK.COM , PEKANBARU - Fakta mengejutkan kembali terungkap dari hasil patroli Satuan Tugas (Satgas) Pelayanan Pengaduan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Minggu (18/1/2026).

Seorang gelandangan dan pengemis (gepeng) wanita yang mengenakan kostum tokoh animasi Ultraman terjaring razia di kawasan Flyover Jalan Tuanku Tambusai - Soekarno Hatta. Bukan sekadar kostumnya yang mencuri perhatian, melainkan omzet kilat yang ia dapatkan dari hasil meminta-minta.

Dalam aksinya, wanita tersebut juga membawa seorang anak untuk menarik simpati pengguna jalan. Saat diamankan petugas, ia diminta menghitung uang di dalam bakulnya. Hasilnya pun mencengangkan.

"Dia mengaku mulai beroperasi jam 11 siang, dan petugas kami datang pukul 12.30. Dalam waktu hanya 1,5 jam, ia sudah berhasil mengumpulkan Rp246.000," ungkap Plt Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Junaedy.

Jika dikalkulasikan secara kasar, penghasilan tersebut jauh melampaui pendapatan harian rata-rata pekerja formal. Hal inilah yang ditengarai menjadi alasan mengapa aktivitas gepeng di Pekanbaru sulit diberantas karena telah menjadi mata pencaharian yang sangat menggiurkan.

Pemerintah Kota Pekanbaru kembali mengingatkan warga bahwa niat baik memberi uang di lampu merah justru akan memperparah masalah sosial.

"Kami terus mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan sumbangan di jalanan. Kalau terus diberi, gepeng ini tidak akan pernah habisnya. Memberi di persimpangan jalan malah membuat mereka semakin menjamur," tegas Junaedy.

Gepeng yang terjaring razia tersebut kini telah dibawa ke kantor Dinsos untuk menjalani proses assessment. Petugas juga mewajibkan yang bersangkutan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya kembali di wilayah Kota Pekanbaru. (Mail Has)

Terkini