Unri Lepas 198 Mahasiswa KUKERTA Berdampak untuk Pengabdian di Kabupaten Siak

Senin, 12 Januari 2026 | 15:32:00 WIB
Universitas Riau (Unri) secara resmi melepas 198 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Berdampak untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di Kabupaten Siak

SEBALIK.COM, SIAK – Universitas Riau (Unri) secara resmi melepas 198 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Berdampak untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di Kabupaten Siak. Kegiatan pelepasan berlangsung di Kantor Bupati Siak, Senin (12/1/2026), dan menjadi momentum penyerahan mahasiswa kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Siak.

Pelepasan mahasiswa KUKERTA Berdampak Unri dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Riau, Dr. Mexsasai Indra, S.H., M.H., yang sekaligus menyerahkan peserta KUKERTA secara simbolis kepada pemerintah daerah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa program KUKERTA Berdampak merupakan bentuk komitmen Universitas Riau dalam mendukung pembangunan daerah melalui pengabdian dan kontribusi keilmuan mahasiswa.

Ia berharap para mahasiswa mampu menjadi agen perubahan, menghadirkan inovasi, serta menjalin kerja sama yang baik dengan masyarakat desa selama pelaksanaan KUKERTA.

Sambutan juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Riau, Prof. Dr. Syamsudhuha, M.Sc., yang menekankan pentingnya peran mahasiswa FMIPA dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan teknologi secara langsung di tengah masyarakat.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Siak yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Siak, Dr. Fauzi Asni, menyampaikan apresiasi dan menyambut baik kehadiran mahasiswa KUKERTA. Ia berharap program tersebut mampu memberikan dampak positif dan kontribusi nyata bagi pembangunan desa di Kabupaten Siak.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua LPPMP Universitas Riau Dr. Belli Nasution, S.IP., M.A., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Siak, serta para camat dan kepala desa lokasi pelaksanaan KUKERTA.

Sebanyak 198 mahasiswa KUKERTA Berdampak dari FMIPA Universitas Riau akan ditempatkan di 16 desa pada empat kecamatan, yakni Kecamatan Mempura, Bunga Raya, Siak, dan Koto Gasib. Para mahasiswa akan melaksanakan berbagai program pengabdian yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi masing-masing desa.

Rangkaian kegiatan pelepasan juga diisi dengan penyampaian arahan dan motivasi dari para camat serta kepala desa setempat, guna memberikan gambaran kondisi wilayah dan mendorong mahasiswa agar dapat berkontribusi secara optimal selama pelaksanaan KUKERTA.

Melalui program KUKERTA Berdampak ini, Universitas Riau berharap sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah terus terjalin, serta kehadiran mahasiswa dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Siak. (*)

Terkini