Tol Lingkar Pekanbaru Tambah 30,8 Km, Hubungkan Tol Pekanbaru–Dumai dan Pekanbaru–Bangkinang

Selasa, 03 Februari 2026 | 19:19:00 WIB
Proyek Tol Lingkar Pekanbaru. (Dok. Hutama Karya Infrastruktur (HKI))

SEBALIK.COM, PEKANBARU – Jaringan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) di Provinsi Riau akan kembali bertambah. PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) melanjutkan pembangunan Tol Lingkar Pekanbaru sepanjang 30,8 kilometer yang menghubungkan Tol Pekanbaru–Dumai dengan Tol Pekanbaru–Bangkinang.

Hingga akhir Januari 2026, progres pembangunan tol tersebut telah mencapai 71,07 persen. Selain fokus pada percepatan konstruksi, HKI juga memastikan penerapan standar mutu, keselamatan kerja, serta prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG) di setiap tahapan pekerjaan.

Dalam proyek ini, HKI menerapkan dua program unggulan QHSSE (Quality, Health, Safety, Security, and Environment), yakni QHSSE Plan dan QHSSE Pass. QHSSE Plan berfungsi memastikan material dan metode kerja sesuai standar, sementara QHSSE Pass memverifikasi bahwa pekerjaan yang telah selesai memenuhi ketentuan kualitas dan keselamatan.

Direktur Operasi III HKI, Aditya Novendra Jaya, menegaskan bahwa keselamatan pekerja dan mutu konstruksi menjadi prioritas utama perusahaan. “Keselamatan pekerja dan mutu pekerjaan adalah komitmen kami dalam setiap proyek,” ujarnya, Selasa (3/2/2026) dikutip dari cnbcindonesia.com.

HKI juga mengintegrasikan sistem manajemen mutu dan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) berstandar nasional dan internasional guna mencapai target zero fatality serta meminimalkan risiko kecelakaan kerja. Prinsip ESG diterapkan secara konsisten, khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Salah satu implementasinya adalah pembangunan Jembatan Siak dengan metode balance cantilever tanpa pilar penyangga di bawah jembatan, sehingga tidak mengganggu ekosistem sungai. Selain itu, pohon-pohon terdampak proyek dicabut untuk kemudian ditanam kembali sebagai upaya menjaga ruang hijau.

“Kami berkomitmen tidak hanya menghasilkan konstruksi berkualitas, tetapi juga memastikan keberlanjutan lingkungan. Proyek ini diharapkan memberi kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi Riau,” tambahnya.

Tol Lingkar Pekanbaru diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah di Riau, memperlancar arus logistik, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan perekonomian daerah. (*)

Terkini