Kemenag Gandeng Empat Lembaga Mesir untuk Perkuat Literasi Keislaman Global

Senin, 02 Februari 2026 | 14:21:00 WIB
Kemenag MoU dengan sejumlah lembaga di Mesir

SEBALIK.COM, KAIRO – Kementerian Agama (Kemenag) memperkuat langkah diplomasi Al-Qur’an Indonesia di tingkat global dengan menandatangani kerja sama internasional di Mesir. Dalam rangkaian Cairo International Book Fair (CIBF) 2026, Unit Percetakan Al-Qur’an (UPQ) Ditjen Bimas Islam Kemenag menjalin MoU dengan empat lembaga penerbitan dan distribusi Mesir, yaitu United Egypt Company for Trading and Individual Investment, Aldiplomasy.com (Arabic–English Editions), Dar-Mobdioun for Publishing and Distribution, serta United Arab Foundation.

Kepala UPQ, Ismail Nur, menjelaskan bahwa kerja sama ini mencakup percetakan, penerbitan, distribusi mushaf Al-Qur’an, serta penguatan literasi dan pemikiran keislaman. Tidak hanya aspek produksi, MoU ini juga membuka jalur dialog peradaban, melalui pameran buku, seminar internasional, dan forum ilmiah lintas negara, sehingga Indonesia dapat berperan aktif dalam pertukaran gagasan dan pengembangan literasi keislaman global.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin memperluas akses masyarakat Mesir dan kawasan sekitarnya terhadap mushaf Al-Qur’an Indonesia yang berkualitas, sahih, dan terverifikasi, sekaligus menguatkan peran Indonesia sebagai aktor global dalam diplomasi Al-Qur’an,” ujar Ismail.

MoU yang ditandatangani pada 29 Januari 2026 berlaku selama tiga tahun dengan kemungkinan perpanjangan. Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kerja sama jangka panjang, membuka jalur distribusi resmi mushaf Al-Qur’an Indonesia di Mesir, serta memperluas peluang kolaborasi di Timur Tengah, Afrika, hingga Eropa.

Ismail menekankan bahwa UPQ berperan sebagai role model internasional dalam percetakan dan distribusi mushaf Al-Qur’an yang profesional dan akuntabel, sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia dalam literasi keislaman, kebudayaan, dan pengembangan pemikiran Islam moderat di tingkat dunia.

Ke depan, UPQ berharap implementasi MoU ini dapat berjalan nyata melalui program penerbitan dan distribusi berkelanjutan, serta membangun ekosistem kerja sama internasional yang produktif dan berkelanjutan. (*)

Terkini